Pemerintahan

Ini 10 Indikator Penilaian Lomba PHBS

DPRD Kota Banjarbaru

TERAS7.COM – Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru menjadi satu-satunya kelurahan yang mewakili Kalimantan Selatan mengikuti lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Nasional.

Lokasi lomba yang berada di Jalan Kasturi I RT 33 RW 7, Kamis (2/5) mendapat kunjungan dari Tim Verifikasi penilaian lomba PHBS Tingkat Nasional Tahun 2019. Tim Penilai yang datang yaitu drg Laksmi Widyastuti dari PKK Pusat sekaligus Ketua Tim Penilai, Dra Pimanih MKes, dan Ema dari Ditjen Kesmas Kemenkes RI.

Walikota Banjarbaru H Nadjmi adhani menyampaikan, bahwa lomba PHBS ini merupakan bentuk implementasi pembinaan yang berkesinambungan dari TP PKK, sebagai gerakan masyarakat yang memiliki kekuatan untuk memberdayakan serta menggerakkan keluarga dan masyarakat untuk ber-PHBS.

Nadjmi bersyukur bahwa Kota Banjarbaru masuk 6 besar nasional tentang penilaian lomba PHBS. Ia menyebutkan ada 10 indikator yang menjadi penilaian dalam lomba PHBS ini, yaitu persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi ASI Eksklusif, menimbang bayi dan balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan mengalir dengan sabun.

Polres Kabupaten Banjar
Nadjmi Adhani dalam sambutan menyampaikan ada 10 indikator penilaian lomba PHBS. Foto: Dema

Selain itu, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, makan sayur dan buah, melakukan aktivitas fisik, serta tidak merokok di rumah. Kesepuluh indikator itu, kata Nadjmi, benar tidak dilaksanakan oleh masyarakat.

Lihat juga :  Dari Bagi Takjil Sampai Program Pinjaman Kemitraan

Nadjmi optimis PHBS ini memang sudah menjadi kebiasaan hidup masyarakat di sini. ”PHBS di sini memang riil jalan dan dilaksanakan, bukan hanya dalam rangka penilaian dan lomba, tetapi memang masyarakatnya dengan penuh kesadaran sudah melaksanakan PHBS,” pungkasnya.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

3 Comments

  1. You’re so interesting! I do not suppose I’ve read a single thing like this before. So nice to find someone with unique thoughts on this issue. Seriously.. many thanks for starting this up. This website is something that is needed on the web, someone with some originality!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas