Kuliner

‘TTG’ untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga

DPRD Kota Banjarbaru

TERAS7.COM – Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) tahun 2019 bermaksud untuk mengarahkan, memandu dan membimbing masyarakat melalui pembentukan usaha-usaha produktif pada pengolahan pembuatan aneka kue dengan cara memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis dengan penggunaan peralatan teknologi yang sederhana dan praktis.

Selain itu juga mengajarkan berbagai teknik manajerial, dan dengan tujuan mendorong dan tumbuh berkembangnya jiwa kewirausahaan yang mandiri disektor usaha-usaha kecil pembuatan aneka kue agar menjadi unit ekonomi produktif yang berkembang permanen dan berkesinambungan serta menjadi pendorong atau untuk memotivasi masyarakat sekitarnya untuk berwirausaha.

“Pelaksanaan pelatihan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) tahun 2019 pembuatan aneka kue di Kelurahan Guntung Paikat dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 15 s/d 27 Mei 2019 bertempat di Aula Kelurahan Guntung Paikat. Para peserta TTG adalah para masyarakat penganggur atau setengah penganggur dari Kelurahan Guntung Paikat sebanyak 20 orang,” kata Hayran selaku Ketua Pelaksana Pelatihan Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) tahun 2019 pembuatan aneka kue di Kelurahan Guntung Paikat Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Lihat juga :  Walikota pun Memasak di RSD Idaman

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menyampaikan, bahwa melalui Teknologi Tepat Guna (TTG) membuka peluang usaha bagi masyarakat, syukur-syukur bisa menambah penghasilan buat keluarganya.

Polres Kabupaten Banjar
Foto: Hms Bjb

“Pada pelatihan ini saudara-saudara akan diarahkan dan dibimbing untuk membuat aneka kue serta diberikan pengetahuan dan keterampilan teknis dengan penggunaan peralatan teknologi yang sederhana,” kata Ririen.

Pelatihan ketrampilan pembuatan kue ini sangat penting. Khususnya bagi para ibu/perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga. Dengan banyak ilmu yang didapat tentunya banyak manfaat. Salah satunya, membantu meningkatkan ekonomi keluarga dengan jalan mengembangkan sebagai usaha kecil dan bisa dijadikan peluang bisnis yang menguntungkan nantinya, kata Ririen Nadjmi Adhani.

“Setelah pelatihan ini saudara-saudara dapat memanfaatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan yang telah didapat untuk mulai usaha pembuatan aneka kue dan juga berbagi ilmu yang telah didapat sehingga ilmu kita berkah,” harap Ririen kepada para peserta.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas