Religi

Hati Merupakan Cermin

TERAS7.COM – Gerakan Shalat Subuh Berjamaah kembali dilaksanakan di Ruang Induk Masjid Agung Al Munawwarah Jalan Trikora Banjarbaru, Minggu pagi (21/7).

Pada kegiatan ini, Ustadz H Syahdi Hidayat menjadi imam shalat subuh dan Dr Syekh Hisyam Al-Kamil Hamid As-Syafi’i Al Azhar (Mesir) memberikan tausyiahnya kepada para jamaah shalat subuh Masjid Agung Al Munawwarah.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi mengucapkan terimakasih kepada para jamaah sholat subuh Masjid Agung Al Munawwarah dan juga kepada Dr Syekh Hisyam Al-Kamil Hamid As-Syafi’i Al Azhar (Mesir) yang akan memberikan tausyiahnya kepada para jamaah.

Syekh Hisyam Al-Kamil Hamid As-Syafi’i Al Azhar (Mesir) dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa jika orang yang selalu melaksanakan ibadah maka ia akan mendapatkan kenikmatan yang di berikan olah Allah SWT.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi bersama Syekh Hisyam Al-Kamil Hamid As-Syafi’i Al Azhar (Mesir). Foto: Hms Bjb

“Waktu Subuh mengandung banyak keberkahan dan juga membuka pintu rezeki buat kita, sehingga Allah SWT memerintahkan umatnya untuk sholat pada waktu fajar hari,” tambahnya.

Lihat juga :  Walikota Serahkan Zakat, Masyarakat Gembira

Ia juga menyampaikan bahwa hati merupakan cerminan dari setiap orang yang memilikinya, dalam arti apabila mempunyai hati yang baik, maka cerminannya juga terlihat baik begitu pun sebaliknya jika mempunyai hati yang buruk, maka buruk juga yang terlihat.

“Untuk menjaga hati, kita harus selalu ingat pada Allah SWT, seperti melakukan sholat lima waktu, sholat tahajud, sholat dhuha, sholat malam dan juga sholat lainnya serta perbanyaklah dzikir dan doa. Karena manusia penting melakukan zikir kepada Allah SWT supaya setiap saat ingat kepada Allah SWT. Hidup dengan berzikir akan mendapat ketenangan sebab zikir bisa menjaga manusia dari perbuatan yang tidak baik,” pesannya kepada para jamaah.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas