Olahraga

Banjarbaru, Barometer Pembinaan Sepakbola Usia Dini di Kalsel

TERAS7.COM – Perhelatan akbar gelaran sepakbola usia dini Menpora Cup U-12 Seri Provinsi Kalimantan Selatan resmi dimulai, Sabtu (3/8).

Turnamen yang diikuti oleh 31 tim terbaik se Kalimantan Selatan ini secara langsung dibuka oleh Wakil Walikota Banjarbaru, H Darmawan Jaya Setiawan. Dengan tendangan Kick Off dari orang nomor dua di kota yang berjuluk “Idaman”, menjadi pertanda dimulainya gelaran sepakbola usia dini ini.

Pelbagai tim yang berasal dari beragam daerah ikut menyemarakkan dan memiliki harapan untuk menjadi terbaik di Menpora Cup U-12 seperti SSB Cahaya Banua Jaya, Pitap Batuah, Tuntung Pandang B, Kotabaru FC, dan tim lainnya yang juga memiliki niat serupa, untuk kemudian mewakili Kalsel di kancah nasional.

Usai acara pembukaan, Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, menyampaikan, bahwa merupakan sebuah kebanggan ketika Kota Banjarbaru didaulat menjadi tuan rumah dari turnamen berskala nasional ini.

Dari 32 tim yang bertanding, Darmawan Jaya mengharapkan, nantinya dapat menghasilkan tim yang terbaik untuk mewakili Kalimantan Selatan.

Lihat juga :  Ajang ‘Balapan’ HDC 2019 di Murjani Ada Jenjang Karir

“Kita juga berharap dari Kalimantan Selatan ini ada yang menjadi pemain bola profesional, misalnya di Barito Putra maupun klub-klub profesional lainnya, bahkan kita mengharapkan bisa menjadi pengisi squad tim nasional Indonesia untuk bertanding di laga-laga internasional,” kata Darmawan Jaya.

Sementara itu, terkait peran FOSSBI bagi perkembangan sepakbola usia dini di Kalsel, Kepala Dispora Provinsi Kalsel Hermansyah menyampaikan, bahwa ia menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan FOSSBI, khususnya FOSSBI Kalsel dan FOSSBI Kota Banjarbaru.

Menurutnya pembinaan sepakbola usia dini di Kota Banjarbaru menjadi barometer pembinaan sepakbola usia dini di Kalimantan Selatan.

“Tentunya FOSSBI memiliki peran yang besar dalam pembinaan ini dan kita harapkan sinergitas yang sudah jalan ini akan terus kita tingkatkan, kemudian bagaimana agar olahraga sepak bola di Provinsi Kalimantan Selatan bisa semakin maju, berkembang, dan bisa menghasilkan pesepakbola yang handal mewakili Kalsel di kancah nasional maupun internasional,” terangnya.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

2 Comments

  1. Great V I should definitely pronounce, impressed with your website. I had no trouble navigating through all tabs and related info ended up being truly simple to do to access. I recently found what I hoped for before you know it in the least. Reasonably unusual. Is likely to appreciate it for those who add forums or something, website theme . a tones way for your customer to communicate. Excellent task..

  2. I beloved as much as you’ll receive carried out proper here. The caricature is tasteful, your authored material stylish. however, you command get got an impatience over that you want be handing over the following. sick without a doubt come further formerly once more as precisely the similar just about a lot frequently inside of case you protect this hike.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas