LifestyleOlahraga

Kejurnas Rally Wisata, Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Otomotif

TERAS7.COM – Mess L Kota Banjarbaru didaulat menjadi tempat Penyambutan dan Makan Bersama para peserta Kejurnas Time Rally Wisata Merah Putih Seri I Kalsel, Sabtu (3/8).

Dalam acara ini, Wakil Walikota Banjarbaru, H. Darmawan Jaya Setiawan yang didamping Ketua IMI Provinsi Kalsel menyambut langsung kedatangan para peserta rally. Bahkan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor atau yang biasa akrab disapa Paman Birin turut berhadir di antara mereka.

Dalam sambutannya, usai mengucapkan selamat datang di Kota Banjarbaru kepada para peserta, Darmawan Jaya memaparkan tentang luas wilayah Kota Banjarbaru, kemudian menceritakan sejarah berdirinya Mess L Banjarbaru, dan menyampaikan tagline Banjarbaru 3F yaitu Food, Fashion dan Fun.

Dengan pemaparan tersebut, ia mengharapkan para peserta Rally, untuk menceritakan kembali kepada keluarga, kepada orang lain atau mengupload di media sosial milik mereka, untuk selanjutnya hal demikian dapat menjadi bagian dari promosi Kota Banjarbaru dan juga Kalimantan Selatan.

Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan bersama Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Foto: Salim

Selain itu, ia juga menyampaikan, bahwa pada tahun ini Mess L Kota Banjarbaru sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan komunitas seniman maupun aktivitas kebudayaan yang ada di Kota Banjarbaru.

Lihat juga :  Mengasah Talenta Muda Pesepakbola Kalsel

“Nantinya juga ada perpustakaan malam dan ada galeri untuk para pelukis di Kota Banjarbaru serta Kalimantan Selatan. Dan Mess L nantinya juga ada tempat latihan para sanggar budaya yang ada di Banjarbaru,” kata Darmawan Jaya.

Pada kesempatan itu pula, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor menyambut bangga dengan adanya Kejurnas Rally Wisata yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, dengan adanya Rally Wisata ini semakin menumbuhkembangkan dunia otomotif dan kecintaan terhadap otomotif di Kalimantan Selatan.

“Kita juga melakukan menyetir atau berkendara naik mobil dengan bagus serta baik, sekaligus juga bisa melakukan perjalanan wisata yang barangkali belum pernah kita datangi,” kata Paman Birin.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

6 Comments

  1. I was extremely pleased to discover this site. I need to to thank you for your time due to this fantastic read!! I definitely loved every little bit of it and i also have you saved as a favorite to look at new stuff in your website.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas