KesehatanLayanan Publik

Donor Darah, Membangun Kepedulian

TERAS7.COM – Seusai mengikuti Apel Gabungan, sejumlah ASN mendatangi posko donor darah yang letaknya berada tidak jauh dari tempat dilaksanakannya apel tersebut.

Dengan mengusung tema “Tindakan Kecil Berdampak Besar Bagi Kehidupan” PT Arutmin Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banjarbaru dan PMI Kota Banjarbaru melaksanakan Bhakti Sosial Donor Darah.

ASN Pemko Banjarbaru sedang melaksanakan pendaftaran untuk mendonorkan darahnya. Foto: Salim

Dian Puspita, Head Office PT Arutmin Indonesia Banjarbaru menerangkan, dengan bekerja sama dengan Pemko Banjarbaru kegiatan ini rencananya akan rutin dilaksanakan per enam bulan sekali.

“Kami mengharapkan rutinitas ini akan terus berjalan untuk bisa membantu PMI dalam hal menyediakan darah, khususnya bagi warga Kota Banjarbaru,” kata Dian.

Sebelumnya, kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah juga dilaksanakan di Kantor PT Arutmin Indonesia. Di mana pada saat itu, kata Dian, pihaknya berhasil mengumpulkan 100 kantong darah. Sedangkan target pada hari ini, Dian mengharapkan bisa mencapai 200 kantong darah bahkan lebih.

Lihat juga :  Bahas Pelayanan Air Bersih Ke Pelosok, Komisi II Laksanakan RDP dengan PDAM Intan Banjar

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya juga mengundang TNI-Polri, mahasiswa, kemudian instansi-instansi terkait untuk ikut berpartisipasi mendoborkan darahnya. “Yang utamanya memang ASN di lingkungan Pemko Banjarbaru,” tambahnya.

Wakil Walikota Banjarbaru, H. Darmawan Jaya Setiawan, Sekdakot Banjarbaru, H. Said Abdullah serta Head Office PT Arutmin Indonesia Banjarbaru, Dian Puspita. Foto: Salim

Pada kesempatan itu pula, Wakil Walikota Banjarbaru H. Darmawan Jaya dan didampingi Sekdakot Banjarbaru H. Said Abdullah meninjau langsung pelaksanaan Bhakti Sosial Donor Darah.

Setelah melaksanakan peninjauan, kepada beberapa awak media, Darmawan Jaya menyampaikan, bahwa kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat besar.

“Donor darah ini sangat berguna bagi saudara-saudara kita yang memerlukan dalam keadaan darurat untuk transfusi darah. Dan hal ini juga membangun kepedulian kita,” terang Jaya.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

2 Comments

  1. I really love your website.. Pleasant colors & theme. Did you build this website yourself? Please reply back as I’m looking to create my own personal site and would like to learn where you got this from or just what the theme is named. Appreciate it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas