Pendidikan

Menanamkan Nilai-Nilai Karakter

TERAS7.COM – Verifikasi Lomba UKS Tingkat Nasional 2019 di TK Idaman, Rabu (25/9) dihadiri oleh Walikota Banjarbaru, H. Nadjmi Adhani beserta Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Hj. Ririen Nadjmi Adhani. Selain itu juga turut berhadir Kadisdik Kota Banjarbaru, Kabag Kesra Setdako Banjarbaru, Kepala TK Idaman Banjarbaru dan undangan lainnya.

Dzulkifli, Ketua Tim Verifikasi menyampaikan, bahwa TK Idaman Banjarbaru sudah masuk nominasi tiga besar tingkat nasional.

“Tinggal kita saja lagi yang menentukan apakah TK Idaman Banjarbaru bisa menjadi juara pada Lomba UKS Berkarakter Tingkat Nasional tahun 2019 yang hadiahnya akan diserahkan di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 2019 pada peringatan Hari Sumpah Pemuda,” kata Dzulkifli.

Kadisdik Kota Banjarbaru, M. Aswan juga turut berhadir dalam Verifikasi Lomba UKS Tingkat Nasional. Foto: Hms Bjb

Sementara itu, Walikota Banjarbaru, H. Nadjmi Adhani menyampaikan, merupakan satu kebanggaan, bahwa TK Negeri Idaman Banjarbaru mendapatkan kunjungan verifikasi setelah beberapa waktu yang lalu menerima tim penilai dari tingkat Provinsi Kalsel.

“kita berharap nanti apa yang menonjol di sekolah ini juga bisa menjadi catatan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru sangat serius di dalam dunia pendidikan,” kata Nadjmi Adhani.

Lihat juga :  Meningkatkan Nilai Ekonomi Lewat 'TOGA'

Nadjmi menerangkan, sesuai dengan visi Kota Banjarbaru, yaitu kota pelayanan yang berkarakter, di mana pelayanan dan kewajiban pemerintah yang utama adalah di bidang pendidikan dan karakter yang dibangun itu ada lima nilai karakter.

Foto: Hms Bjb

“Jadi nilai karakter inilah yang nantinya akan menjadi karakter Kota Banjarbaru melalui pendidikan kurikulum berkarakter dan sekolah, baik di TK, SD, SMP dan SMA,” tambahnya.

Di dalam dunia pendidikan, ada lima muatan pendidikan berkarakter yang ditanamkan, yakni menanamkan kepada peserta didik akan nilai-nilai dan dan ketakwaan kepada agama masing-masing, berakhlak mulia serta berbudi luhur, cinta tanah air, cinta lingkungan dan mandiri. “Lima nilai-nilai karakter tersebut, kita susun di dalam kurikulum pendidikan berkarakter,” pungkasnya.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas