Pendidikan

Taruna Muda STTD 2019 Dilantik, Ini Pesan Kadishub Banjar Dan Kadishub Banjarbaru

TERAS7.COM – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan melantikan Taruna Muda Angkatan 2019 di Kampus STTD Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (28/7).

Perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan berbasis vokasi dan akademik di bidang transportasi darat ini setiap tahunnya menyeleksi dan memilih pemuda dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti sekolah kedinasan ini.

Tak terkecuali Kalimantan Selatan, diantaranya adalah Kabupaten Banjar tahun ini dapat mengirimkan 2 orang putra daerah untuk menempuh kependidikan di STTD.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar, Aidil Basith saat dihubungi melalui via whatsapp.

Kepala Dishub Kabupaten Banjar, Aidil Basith bersama 2 taruna baru STTD asal Kabupaten Banjar dan keluarganya

“Tahun ini ada 2 taruna STTD dari Kabupaten Banjar yang dikukuhkan. Sekitar 4 tahun lalu kita ada MoU dengan STTD untuk pembibitan putra daerah, kita mendapatkan jatah 14 orang, tahun ini semuanya terpenuhi,” ujarnya.

MoU dengan STTD pun telah diperpanjang kata Aidil Basith, Kabupaten Banjar mendapatkan jatah 26 orang untuk tahun-tahun mendatang.

“Untuk setiap tahun tidak mesti ada beberapa orang calon taruna yang diterima, bisa 2 atau lebih asal memenuhi batas nilai standar,” lanjutnya.

Calon taruna STTD ini di seleksi di masing-masing daerah bersamaan dengan penerimaan calon taruna dari sekolah kedinasan milik pemerintah yang lain.

Sebanyak 912 taruna muda dilantik Ketua STTD Eddy Gunawan di Lapangan Rektorat STTD, Bekasi, Sabtu (28/9)

“Mereka diseleksi di daerah dulu, ada tahapannya. Alhamdulillah sekarang sudah ada 3 orang taruna dari Kabupaten Banjar yang sudai selesai menjalankan pendidikannya di STTD dan bertugas di Dishub Kabupaten Banjar,” jelasnya.

Kepada taruna baru maupun taruna senior dari Kabupaten Banjar, Kadishub berpesan agar mereka dapat terus belajar dan menjaga nama baik daerah yang mengutus mereka.

Lihat juga :  Peduli Lingkungan, Sumber Berlian Motor Sumbang 50 Bibit Pohon Untuk Gamis Hijau

“Jaga nama daerah dan nama keluarga. Jangan pulang kecuali sudah mendapatkan ijazah. Daerah kita dengan adanya pemindahan ibu kota negara ke Kalimangan sangat memerlukan tenaga msnusia perhubungan untuk menghadapi kemajuan yg pesat ke depannya,” pesannya.

Demikian pula dengan Kota Banjarbaru, Kadishub Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie saat dihubungi via whatsapp mengungkapkan kota idaman juga mengirimkan putra daerahnya untuk mengikuti pendidikan di STTD.

Hal ini dilakukan untuk pemenuhan SDM di bidang Perhubungan yang profesional, handal, terampil dan siap pakai yang sesuai dengan pendidikannya

Kadishub Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie bersama taruna STTD asal kota Banjarbaru

“Jadi Pemko Banjarbaru juga telah melakukan MoU debgan STTD untuk pemenuhan SDM dibidang perhubungan melalui pola pembibitan dimana Taruna STTD dari Banjarbaru akan belajar sesuai dengan jurusannya dan nanti akan kembali ke kota Banjarbaru,” jelasnya.

Berdasarkan MoU yang dimulai dari Tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, Kota Banjarbaru mendapatkan jatah 20 Taruna STTD, terdiri atas jurusan D3 LLAJ sebanyak 8 orang Taruna, D4 LLAJ sebanyak 8 orang Taruna dan D3 Kereta Api sebanyak 4 orang Taruna.

Seleksinya sendiri dilaksanakan terpusat melalui penjaringan masuk Seleksi Penerimaan Taruna (Sipencatar) yang terintegrasi dengan seluruh sekolah kedinasan di Indonesia dibawah Kemenpan.

Kepada taruna STTD dari Kota Banjarbaru yang baru dilantik, Yani Makkie juga berpesan agar mereka bisa menggunakan waktu sebaik mungkin untuk bisa fokus belajar dan menjadi lulusan terbaik dgn dengan nilai yang baik.

“Juga jaga nama baik keluarga, orang tua, keluarga khususnya Pemko Banjarbaru, daerah asal pengirim mereka. Mereka adalah putra putri terbaik kota banjarbaru yang berhasil lulus di tahapan seleksi yang sangat ketat, oleh karena itu mereka harus bisa menjaga nama baik daerah,” pesannya.

Rizki Saputera

Reporter - Seorang lelaki yang mencintai sejarah, hobi membaca dan menulis, menceritakan peristiwa yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik menjadi sebuah cita citanya. Martapura adalah sebuah tempat tumbuh kembang, traveling menjadi sebuah tujuan. JAS MERAH (Jangan sekali kali Melupakan Sejarah)

Berita Lainnya

2 Comments

  1. Just wish to say your article is as surprising.
    The clearness on your put up is just spectacular and i can think
    you’re an expert on this subject. Fine with your
    permission allow me to clutch your feed to stay up to date with coming near
    near post. Thank you 1,000,000 and please carry on the
    gratifying work.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas