Layanan PublikPemerintahan

Kepincut dengan Raihan Prestasi, Benchmarking Diklatpim IV Samarinda ke Pemko Banjarbaru

TERAS7.COM – Guna menyerap berbagai informasi dan pengetahuan, 40 peserta Benchmarking To Best Practice Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XXIII Pemko Samarinda berkunjung ke Kota Banjarbaru. Kedatangan rombongan tersebut diterima oleh Asisten Administrasi Umum, Agus Widjaja mewakili Walikota Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (3/10).

Arliansyah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan, dan Pelatihan selaku pimpinan rombongan menyebutkan, banyaknya penghargaan yang diraih kota idaman ini menjadi salah satu alasan untuk berkunjung ke Kota Banjarbaru.

“Salah satu penghargaan tersebut adalah Wahana Tata Nugraha (WTN) 2019. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sektor perhubungan,” kata Arliansyah.

Menurut Arliansyah, pelbagai penghargaan yang telah diraih Pemko Banjarbaru menunjukkan komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada publik. Oleh sebab itu, seluruh ASN yang mengikuti Benchmarking diharapkan dapat menyerap segala informasi dan pengetahuan, agar nantinya dapat dilaksanakan di unit kerja masing-masing.

Benchmarking To Best Practice Diklatpim IV Angkatan XXIII Pemko Samarinda ke Kota Banjarbaru diikuti oleh peserta sebanyak 40 orang. Foto: Salim7

Pada kesempatan itu pula, Asisten Administrasi Umum, Agus Widjaja yang mewakil Walikota Banjarbaru menyampaikan, bahwa tuntutan masyarakat atas penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, bersih, adil, dan akuntabel harus disikapi dengan serius dan responsif.

Lihat juga :  Kesepakatan Bersama KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2019 Ditandatangani

“Penyelenggaraan pemerintahan harus memiliki komitmen bersama untuk menegakkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Diharapkan dengan adanya komitmen bersama, maka kinerja atas penyelenggaraan pemerintahan di semua bidang dan program akan semakin baik,” kata Agus.

Benchmarking, ujar Agus, memiliki manfaat untuk merancang perubahan dan membangun tim dan diharapkan dapat membekali peserta dengan kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki Best Practice dalam pengelolaan kegiatan.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas