Ekonomi

Wawali Resmikan Koperasi Berbasis Syariah

TERAS7.COM – Koperasi Syariah Amanah Idaman Banjarbaru yang beralamat di Jl. Trikora Banjarbaru diresmikan langsung oleh Wakil Walikota Banjarbaru, H. Darmawan Jaya, Sabtu (5/10). Dalam Grand Opening ini, juga turut dihadiri oleh Ketua MUI Banjarbaru, Danramil mewakili Dandim 1006, Polsek Banjarbaru Barat, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Koperasi Syariah Amanah Idaman Banjarbaru, M. Hadi menjelaskan dalam sambutan, bahwa minimarket 212 Trikora Banjarbaru adalah toko ke 3 di Kalimantan Selatan dan gerai ke 213 secara Nasional.

Wawali berfoto bersama dengan para pengurus koperasi dan tamu undangan. Foto: Salim7

“Di minimarket ini juga akan menyalurkan produk UMKM yang ada di Kota Banjarbaru dengan syarat menjadi anggota Koperasi terlebih dahulu, dan koperasi ini juga berdasar dengan sistem kekeluargaan yang siapapun bisa ikut begabung didalamnya,” kata Hadi.

Sementara itu, Wakil Walikota Banjarbaru, H. Darmawan Jaya Setiawan, mengaku senang dan menyambut baik kehadiran Koperasi Syariah Amanah Idaman Banjarbaru. Menurutnya, koperasi ini adalah bentuk usaha yang sesuai dengan UUD 45, bahwa perekoniman disusun dengan kebersamaan dan dalam asas kekeluargaan.

Selain itu, ia juga berharap masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman dan memberikan apresiasi dikarenakan bisa membantu produk para UMKM yang ada di Kota Banjarbaru.

Lihat juga :  Meningkatkan Ekonomi Keluarga Lewat Sirup

Dengan dibukanya usaha ini, Jaya berharap dapat mengangkat perekonomian masyarakat Kota Banjarbaru khususnya dan menjadikan masyarakat Banjarbaru yang mandiri. “Tidak melupakan asas kekeluargaan yang sesuai dengan kultur budaya yang mencerminkan sebagai warga negara yang baik dan cinta tanah air,” tambahnya.

Wawali sedang memilah produk yang akan dibelinya. Foto: Salim7

Seusai acara grand opening ini, Wakil Walikota H. Darmawan Jaya Setiawan beserta tamu undangan yang berhadir meninjau segala macam produk yang dijual dan juga berbelanja.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas