Politik

Berantas ‘Money’ Politik di Pilwali, Edy Ajak Purnawirawan

TERAS7.COM – Kehadiran Bakal Calon Walikota Banjarbaru, Edy Saifuddin di antara puluhan Purwawirawan untuk mensosialisasikan Tim Anti Politik Uang (TAPU) disambut hangat oleh mereka.

Di tengah Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) tersebut, Edy menerangkan tentang keinginannya untuk menciptakan Pilkada yang bersih agar nantinya terpilih pemimpin yang amanat.

Seusai mengikuti kegiatan tersebut, Edy menerangkan tentang Tim Anti Politik Uang (TAPU), yakni khusus dibentuk untuk mengawal proses Pilkada di Banjarbaru. Namun, ujar Edy, tidak menutup kemungkinan di daerah-daerah yang lain juga membentuk tim serupa.

Selain itu, Edy juga menjelaskan alasan dibentuknya TAPU di Banjarbaru dan hal ini menjadi yang pertama. Karena ia menginginkan Banjarbaru sebagai barometer anti politik uang di Kalimantan Selatan.

“Oleh sebab itu kita bentuk di Banjarbaru dan kebetulan juga saya sebagai Paslon. Saya ingin ke depannya dalam proses politik Pilkada nanti tidak ada lagi sistem money politik. Karena sistem tersebut sangat mencederai sistem demokrasi kita,” kata Sekjen Parlemen Jalanan ini, Kamis (10/10) di rumah salah seorang Purnawirawan, Jl. Karang Rejo, Banjarbaru.

Lihat juga :  DPRD Setujui Pelaksanaan APBD 2017
Kandidat bakal Calon Walikota Banjarbaru, Edy Saifuddin.

Edy juga mengatakan, bahwa Tim Anti Politik Uang (TAPU) ini dibentuk dengan tujuan mengawal proses Pilkada di Banjarbaru agar bersih. “Jadi, keterkaitannya dengan saya sebagai kandidat calon, apabila saya tidak lolos, tim ini tetap bekerja sebagaimana tujuan awalnya,” terang Edy.

Edy menegaskan, bahwa tidak berpengaruh saat Edy mencalon atau tidak. “Saya tetap akan berjuang demi proses Pilkada bersih di Banjarbaru,” terang Edy.

Terkait dengan Tim Anti Politik Uang (TAPU) yang dibentuk oleh Edy, Sekjen PKKB, AKBP Purnawirawan Saimun, menerangkan bahwa para purnawirawan yang berhadir setuju dengan dibentuknya TAPU.

“Apa yang disampaikan oleh Pak Edy tadi sangat tepat sekali, karena pada dasarnya visi dan misi (memberantas politik uang) itulah yang diharapkan oleh rekan-rekan PKKB,” ujarnya.

Ia berharap agar masyarakat juga menghindari politik uang dan pihaknya juga turut membantu TAPU dalam rangka pengawasan Pilkada di Banjarbaru.

Salim Ma'ruf

Reporter - Salim Ma'ruf, seorang lelaki yang 24 tahun lalu lahir di Bumi Antaludin, Kandangan, yang terus belajar dan berproses tanpa mengenal kata finish, sampai maut memisahkan roh dan raga.

Berita Lainnya

3 Comments

  1. Definitely consider that that you stated. Your favorite justification appeared to be on the internet the simplest thing to remember of. I say to you, I definitely get irked at the same time as folks think about issues that they plainly do not recognise about. You controlled to hit the nail upon the top and also outlined out the entire thing without having side-effects , other people could take a signal. Will probably be again to get more. Thanks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas