Pendidikan

Gelar Mapaba Di Ruang Terbuka, PMII Banjarbaru Tutup Penjaringan Kader Baru 2019

TERAS7.COM – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjarbaru menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) terakhir di Villa Bungas, Banjarbaru pada Jumat (11/10).

Tak seperti biasanya, Mapaba yang diikuti puluhan mahasiswa baru dari STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Al Falah, Banjarbaru ini digelar di ruang terbuka.

Kepada Teras7.com, Ketua Pelaksana Mapaba PMII STAI Al Falah, Ahmad Maudin mengatakan pada pelaksanaan Mapaba kali ini sengaja dilakukan ruang terbuka.

“Sebelumnya kita melakukan Mapana di ruang tertutup terus dan membuat peserta jadi bosan. Karena itu kita melaksanakan Mapaba di luar ruangan,” ujarnya.

Diikuti kurang lebih 30 orang mahasiswa baru dari STAI Al Falah Banjarbaru

Mapaba yang digelar PMII Banjarbaru ini bertujuan untuk menjaring para mahasiswa baru yang ingin mengembangkan potensinya dengan menjadi kader PMII.

Ketua Komisariat PMII STAI Al Falah, Anisa Yunani HS mengungkapkan Mapaba ini merupakan kegiatan yang positif bagi para mahasiswa baru yang ingin menjadi kader PMII.

Lihat juga :  Siswa SMA Dikenalkan Dunia Antariksa

“Dalam kegiatan ini kita menumbuhka kecintaan kita pada PMII, mempertebal rasa kebangsaan Indonesia dan memupuk rasa persahabatan antar sesam anggota PMII dan umat beragama,” katanya.

Ketua PC PMII Kota Banjarbaru, Syafiq (kiri) mengatakan kegiatan kali ini merupakan bagian dari rangkaian Mapaba PMII di Banjarbaru

Anisa Yunani berharap kaderisasi seperti ini dapat terus berlanjut agar dapat terus menumbuhkan kader-kader PMII yang berkuakitas nantinya.

Sementara Ketua PC PMII Kota Banjarbaru, Syafiq mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Mapaba PMII di Banjarbaru.

“Ini adalah Mapaba terakhir dari 4 komisariat PMII di Banjarbaru. Kami berharap Mapaba ini buka akhir, tapi menjadi awalan bagi para mahasiswa baru di PMII. Setelah menjadi anggota resmi mereka akan digembleng menjadi mahasiswa yang luar biasa, bukan mahasiswa yang biasa-biasa saja,” terangnya.

Rizki Saputera

Reporter - Seorang lelaki yang mencintai sejarah, hobi membaca dan menulis, menceritakan peristiwa yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik menjadi sebuah cita citanya. Martapura adalah sebuah tempat tumbuh kembang, traveling menjadi sebuah tujuan. JAS MERAH (Jangan sekali kali Melupakan Sejarah)

Berita Lainnya

3 Comments

  1. I’m impressed, I have to admit. Genuinely rarely should i encounter a weblog that’s both educative and entertaining, and let me tell you, you may have hit the nail about the head. Your idea is outstanding; the problem is an element that insufficient persons are speaking intelligently about. I am delighted we came across this during my look for something with this.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Ke Atas