Politik

Panwascam Banjarbaru Dilantik Jelang Pilwali 2020

TERAS7.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Banjarbaru melantilk Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), di Ballroom Vape Hotel, Banjarbaru, pada Kamis (26/12).

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu kota Banjarbaru Dahtiar, terhadap 15 Panwascam yang akan bertugas melakukan pengawasan pemilu di tingkat Kecamatan.

Dahtiar mengatakan, sebelumnya seleksi Panwascam kota Banjarbaru diikuti sebanyak 106 peserta, namun dalam tahap seleksi yang berjalan selama 5 hari, dengan berbagai kriteria dan pertimbangan yang sangat selektif, hingga akhirnya terpilih 15 orang Panwascam dan dilantik hari ini.

Lihat juga :  Gelar RDP Perdana, Komisi II DPRD Banjar Silaturahmi Dengan Mitra Kerja

“Kita berharap, setelah selesai pelantikan, Panwascam terpilih segera melakukan penyusnan program kerja, serta mengajak masyarakat Banjarbaru disetiap kecamatan untuk menggunakan hak suaranya pada Pilkada 2020 mendatang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pengalaman pemilihan serentak presiden dan legislatif beberapa waktu lalu, merupakan sebuah pelajaran dan pengalaman berharga, dimana Banjarbaru suskes tanpa ada kendala yang berarti, serta tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU) seperti di beberapa daerah lain.

Lihat juga :  Rapat Perdana, DPRD Banjar Tetapkan Usulan Pimpinan Definitif

“Tentu ini juga berkat kerjasama yang baik bersama pemerintah TNI dan polri, sehingga semuanya berjalan dengan baik,” tambahnya.

Disamping itu, ketua DPRD kota Banjarbaru Fadliansyah yang turut berhadir mengatakan, dengan dilantiknya Panwascam kota Banjarbaru, dihartapkan prosesi demokrasi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru bisa berjalan damai, aman dan sukses.

“Saya ucapkan selamat kepada Panwascam yang hari ini dilantik, semoga Pemilu yang akan kita hadapi nanti bisa berjalan damai, aman dan sukses,” harapnya.

Tampilkan Lebih Banyak

Sayyid Maulana Ahmad

Pimpinan Redaksi - Berpengalaman selama 3 tahun di dunia jurnalistik. Petualang, itulah gambaran dirinya, sejak menjadi pelajar saja, dirinya sudah mengembara, dari Muara Teweh sampai Marabahan. Darah Bakumpai yang membuat ia kembali merantau ke Kota Banjarbaru. Bersikap logis dan realistis dalam melihat keadaan, لا حول ولا قوة إلا بالله

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kembali Ke Atas
Close
Close