Infrastruktur

Ingin Nonton, Yuk Ke MISBAR Layar Tancap Modern Banjarbaru Lebih Menarik

TERAS7.COM – Tak perlu mahal dan mengoceh uang banyak, ingin nonton bareng bersama teman atau keluarga, bisa datang langsung ke Misbar (Gerimis Bareng), layar tancap ala modern nan menarik.

Awal tahun 2020, Pemerintah Kota Banjarbaru meresmikan Misbar, sebagai upaya edukasi masyarakat lewat dunia perfilman produk lokal, dengan nuansa layar tancap modern minimalis dan tanpa atap, sesuai namanya gerimis bareng.

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawa secara langsung meresmikan Misbar yang berada di Taman Pintar Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru di Jalan Panglima Batur, samping Kantor PT (Persero) PLN Wilayah Kalsel-Teng Kota Banjarbaru, pada Senin malam (13/01).

Lihat juga :  Akan Rampung di Bulan Oktober, Syamsudin Noor Internasional Akan Beroperasi Tahun Ini

“Misbar ini bisa menampung 100 sampai 150 orang, bahkan 200 bisa, tapi sebagian berdiri, bisa berdiri” ujarnya.

Ia melanjutkan, bersama diresmikannya Misbar malam ini, juga mengajak masyarakat untuk menonton film yang digagas oleh pemuda kreatif Banjarbaru, dimana pemainnya merupakan anak-anak banjarbaru, yang menceritakan tentang wisata di kota Banjarbaru.

“Saya tidak mau lagi masyarakat kita hiburan ke luar daerah, kita akan pasilitasi untuk masyarakat bisa menikmati hiburan di dalam kota Banjarbaru,”terang Nadjmi.

Lihat juga :  Alhamdulillah, Banjarbaru Raih Penghargaan KLA Pratama

Misbar ini merupakan produk dari Badan Ekonomi Kreatif (Bkraf) kota Banjrbaru, yang mana anggaran dana berasal dari Pemerintah Pusat.

Sedangkan untuk film yang ditayangkan banyak produksi film dari penggiat film Banua yang tergabung didalam Forum Senies Banua (FSB).

Dalam peresmian ini juga dihadiri oleh seluruh kepala SKPD kota Banjarbaru dan ratusan masyarakat Banjarbaru.

Tampilkan Lebih Banyak

Sayyid Maulana Ahmad

Pimpinan Redaksi - Berpengalaman selama 3 tahun di dunia jurnalistik. Petualang, itulah gambaran dirinya, sejak menjadi pelajar saja, dirinya sudah mengembara, dari Muara Teweh sampai Marabahan. Darah Bakumpai yang membuat ia kembali merantau ke Kota Banjarbaru. Bersikap logis dan realistis dalam melihat keadaan, لا حول ولا قوة إلا بالله

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kembali Ke Atas
Close
Close