Budaya

Lestarikan Tata Rias Adat Banjar, HARPI Banjar Gelar Lomba Merias

TERAS7.COM – Budaya Adat Masyarakat Banjar dikenal memiliki cukup banyak kekayaan dan beragam, namun semakin majunya zaman, sebagian sudah punah dan sebagian terancam punah.

Salah satunya adalah Tata Rias Pengantin Banjar yang terancam punah ditengah gempuran budaya dari luar daerah.

Guna Menjaga sekaligus melestarikan budaya adat Banjar Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) menggelar pertemuan Dewan Pimpinan Cabang HARPI Melati se-Kalsel di Mahligai Sultan Adam, Martapura pada Selasa (17/3) yang lalu.

Kegiatan merupakan rangkaian Milad ke-8 DPC HARPI Melati Kabupaten Banjar ini juga dilaksanakan lomba rias pengantin Banjar yang diikuti oleh 11 peserta dari masyarakat umum dan anggota DPC se Kalimantan Selatan.

Peserta yang mengikuti lomba ini pun terlihat sangat antusias karena pemenang lomba akan mendapat seperangkat busana daerah Banjar dan uang pembinaan.

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Raudathul Wardiyah mengungkapkan keberadaan HARPI ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam ikut melestarikan budaya pengantin Banjar yang cantik, indah dan bersahaja.

“Kepada para perias pengantin, khususnya di Kabupaten Banjar untuk ikut melestarikan budaya dan adat istiadat Banjar melalui pakaian pengantin,” ucapnya.

Raudhatul Wardiyah menambahkan, meskipun para perias pengantin terus berinovasi, semakin modern dan memperkaya pakaian pengantin, diharapkan para perias pengantin tetap mempertahankan ciri khas budaya Banjar yang bersahaja, sopan dan santun.

“Mudah-mudahan kedepannya HARPI Melati dapat terus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, serta ikut berperan aktif dalam melestarikan adat budaya Banjar,” harapnya.

Ketua DPC HARPI Kabupaten Banjar Hj. Rusmilawati menjelaskan dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan para perias dapat melestarikan budaya adat Banjar.

“Dengan mengangkat tema ‘Lestarikan Pengantin Adat Ku Lestarikan Nilai Budaya ku’ ini dapat menjadi ajang silaturahmi antara anggota HARPI se Kalsel. Disisi lain kami berharap dapat ikut serta melestarikan adat pengantin Banjar,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close