Kesehatan

ODP Dan PDP Di Kabupaten Banjar Kembali Naik, Diauddin : “Tak Terkait Kasus Ulin 1”

TERAS7.COM – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Banjar pasca diumumkannya 1 orang positif Covid-19 di Kalsel meningkat cukup pesat.

Hal ini diungkapkan dalam konferensi pers yang digelar Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar di Command Center Barokah, Mahligai Sultan Adam, Martapura pada Senin siang (23/3).

Ketua Gugus Tugas, HM. Hilman mengumumkan terjadi kenaikan 20 orang ODP di Kabupaten Banjar hanya dalam 1 hari saja.

“Hari ini jumlahnya naik menjadi 58 ODP, ditambah 1 orang statusnya naik menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan sekarang sudah diisolasi di rumah sakit rujukan,” katanya.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar, HM. Hilman

Pertumbuhan yang lumayan pesat ini lanjut Sekda Banjar ini karena sebelumnya belum terdata oleh Gugus Tugas.

“Kami harap masyarakat tetap tenang dan kami akan melakukan segala upaya agar masalah ini bisa tertangani,” ujarnya.

Hilman meminta agar masyatakat melaksanakan isolasi dengan belajar dan bekerja di rumah selama 14 hari.

“Kami meminta agar masyarakat jangan keluar rumah dahulu supaya kami bisa mendapatkan kondisi terkini kasus ini di Kabupaten Banjar, karena kita tidak tahu persis apa yang terjadi. Semoga dalam 14 hari ke depan tak terjadi apa-apa,” harapnya.

Pemkab Banjar melalui Gugus Tugas juga telah memantau orang-orang yang keluar masuk perbatasan, sehingga terkumpul data sebagai bahan pengambilan kebijakan.

Juri Bicara Gugus Tugas, dr. Diauddin membantah kenaikan ODP di Kabupaten Banjar berkaitan dengan riwayat Ulin 1, pasien positif Covid-19

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas, dr. Diauddin membantah kenaikan jumlah ODP di Kabupaten Banjar ini berkaitan dengan pasien positif Ulin 1 yang dikatakan memiliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Banjar.

“Untuk riwayat perjalanan Ulin 1 yang berkembang di media sosial masih kita pertanyakan. Tapi kenaikan ini tak ada hubungannya dengan Ulin 1,” tegasnya.

Diauddin mengungkapkan ODP di Kabupaten Banjar kebanyakan memiliki perjalanan ke daerah yang terinfeksi Covid-19.

“Kenaikan ini bisa dibilang terjadi karena mobilitas warga kita cukup tinggi,” ucapnya.

Diauddin meminta agar masyarakat segera melaporkan jika ada keluarga yang datang dari daerah yang terjangkit ke Fasilitas Kesehatan terdekat.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close