Kuliner

Hari Raya Idul Fitri Di Rumah Aja? Yuk Coba Masak Ketupat Betumis

TERAS7.COM – Tak lama lagi hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah akan segera tiba usai kita menjalankan ibadah shaum selama Ramadhan, tapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini hari kemenangan yang kita sering rayakan secara semarak berada dalam suasana yang berbeda.

Seperti di Kabupaten Banjar, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, Pemkab Banjar melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan meminta agar masyarakat untuk tidak mudik dulu ke kampung halaman.

Tentu saja ada kerinduan saat tidak bisa ke kampung ke halaman bersilaturahmi dengan keluarga saat hari raya Idul Fitri, ini bisa diobati dengan berbagai cara, salah satunya adalah memasak hidangan khas Idul Fitri.

Di Kabupaten Banjar ada hidangan yang cukup sering disajikan saat Idul Fitri untuk menyambut jiran tetangga yang datang berkunjung, seperti Soto Banjar, Lontong hingga Ketupat Betumis.

Salah satu warga Martapura, Dewi Indah kepada Teras7.com membagikan resep Ketupat Betumis, hidangan yang lazim ia sajikan saat Idul Fitri.

“Ketupat Betumis ini setiap tahun kami sajikan untuk keluarga yang datang berkunjung ke rumah saat Idul Fitri. Ketupat Betumis ini terdiri atas kuah sayur santan dengan irisan ketupat, lauk bumbu merah dan mageli,” katanya.

Untuk kuah sayur santan, mageli dan lauk bumbu merah dibuat sendiri di rumah, sementara untuk ketupat lanjut Dewi, bisa membuat sendiri atau membeli di pembuat ketupat.

Foto : cookpad.com/id/resep/5172914-ketupat-betumis

Pertama adalah Kuah Sayur Ketupat Betumis, berikut ini adalah resepnya.

Bahan :

  1. Ubi jalar (bisa diganti kentang bila tidak suka) 1/2 kg di potong dadu.
  2. Wortel 1/4 kg di potong dadu.
  3. Kacang putih 1/4 kg di rendam dalam air sampai empuk.
  4. Bawang merah 7 siung di cincang halus.
  5. Bawang putih 4 siung di cincang halus.
  6. Terasi yang besarnya seperti jagung dan kemudian dihaluskan dengan air.
  7. Garam secukupnya.
  8. Gula secukupnya.
  9. Penyedap rasa bila suka.
  10. Santan 1.5 liter dari 2 biji kelapa.

Cara membuat :

  1. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.
  2. Kemudian masukkan kentang, wortel, kacang putih dan air terasi kemudian tumis sampai empuk.
  3. Rebus santan kemudian masukkan sayur yang sudah di tumis.
  4. Beri garam, gula dan penyedap rasa, cicipi dan tunggu sampai matang.
  5. Taburi bawang goreng.
Lauk Bumbu Merah. Foto : cookpad.com/id/resep/9279569-haruan-telur-masak-habang-bumbu-bali-banjar

Kedua adalah adalah resep Lauk Bumbu Merah yang menjadi pelengkap Ketupat Betumis, bahan dan cara membuatnya sebagai berikut.

Bahan :

  1. Cabe merah kering 1 ons di buang biji, kemudian di rebus lalu dihaluskan.
  2. Bawang merah 15 siung, bawang putih 8 siung dan jahe sebesar biji jagung dihaluskan.
  3. Masukkan adas manis, pala, cengkeh dan kayu manis yang sudah di haluskan bila suka.
  4. beri garam, gula, terasi dan penyedap rasa secukupnya.

Cara membuat :

  1. Tumis bumbu yang dihaluskan, setelah harum kemudian masukkan cabe merah kering yang sudah dihaluskan.
  2. Masak sampai benar-benar sampai matang, lalu masukkan gula, garam dan penyedap secukupnya.
  3. Setelah matang tinggal dimasukkan lauk nya seperti telor, ikan gabus (haruan), ayam atau udang.
Mageli. Foto : cookpad.com/id/resep/3803860-mageli-perkedel-kacang-khas-martapura-kalsel

Terakhir untuk bahan pelengkap Ketupat Betumis yaitu Mageli, bahannya terdiri atas kacang putih 1/2 kg yang kemudian direndam sampai empuk kemudian haluskan.

“Lalu haluskan bawang merah 5 siung, bawang putih 3 siung, adas manis seujung sendok, ketumbar setengah sendok makan dan kencur sebiji jagung. Kemudian beri sedikit tepung terigu dan 1 biji telor. Kasih garam, gula dan penyedap rasa secukupnya dan siap di goreng sampai ke kuning-kuningan,” jelas Dewi.

Setelah semuanya matang, tinggal disajikan, pertama potong-potong ketupat sesuai selera ke dalam piring.

“Kemudian beri kuah sayur dan kemudian lauk bumbu merah serta mageli sebagai pelengkap,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close