Banjarbaru Bantu Pembangunan Jalan Kampus II UIN Antasari

Banjarbaru Bantu Pembangunan Jalan Kampus II UIN Antasari 1

TERAS7.COM – Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan menghadiri kegiatan Penanaman Bibit Pohon Kampus II Banjarbaru UIN Antasari 2019, bertempat di Kampus II UIN Antasari, Jalan Pandarapan, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Sabtu pagi (14/12).

Penanaman bibit pohon di lingkungan kampus II UIN Antasari ini juga dihadiri Rektor UIN Antasari Prof. Dr. Mujiburrahman, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru, Forkopimda Kota Banjarbaru, Kepala SKPD, ST12, mahasiswa UIN Antasari serta undangan lainnya.

Darmawan jaya Setiawan mengatakan, Banjarbaru tidak mempunya sumber daya alam yang berlimpah seperti daerah lain, namun Banjarbaru dengan taglinenya pemenang unggul berdaya saing, dengan mengandalkan sumber daya manusia dan kreatifitas merupakan suatu keberkahan keberuntungan bagi Banjarbaru, bersama hadirnya Kampus II UIN Antasari di Kota yang berjuluk Idaman ini.

“Kita sangat mengapresiasi dan bersyukur dengan Kampus II UIN Antasari ini tentu nanti diiringi dengan juga kehadiran para mahasiswa yang merupakan sebenarnya adalah sumber daya manusia yang tentu punya kualitas,” ucapnya.

Pemerintah Kota Banjarbaru sendiri tentu membantu untuk mempermudah akses jalan menuju kampus II UIN Antasari, agar bisa terkoneksi tidak hanya satu arah.

“Walikota sudah berkomitmen dengan rektor juga akan membuatkan jalur yang memungkinkan untuk menuju kampus ini bisa diakses dari beberapa jalur kemudian jalan juga tentu akan diperbaiki kemudian lebarnya tentu disesuaikan dengan nanti mobilitas yang ada di sekitar Kampus II UIN Antasari,” terangnya.

“Selain tempat Pendidikan disini nanti akan tumbuh menjadi kawasan ekonomi  juga berkembang pusat pusat kuliner dan juga mungkin akan banyak kos-kosan dari mahasiswa UIN Antasi,” tandasnya.

Sayyid Maulana Ahmad
Pemimpin Redaksi - Berpengalaman sejak tahun 2015 di dunia jurnalistik. Petualang, itulah gambaran dirinya. Sejak menjadi pelajar saja, dirinya sudah mengembara, dari Muara Teweh sampai Marabahan. Darah Bakumpai yang membuat ia kembali merantau ke Kota Banjarbaru. Bersikap logis dan realistis dalam melihat keadaan.