Tahun 2021 Kampus II UIN Antasari Akan Terima Ribuan Mahasiswa

Tahun 2021 Kampus II UIN Antasari Akan Terima Ribuan Mahasiswa 1

TERAS7.COM – Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari akan bediri di kota Banjarbaru, ditargetkan tahun 2021 kampus sudah bisa menampung ribuan mahasiswa.

Diketahui, lahan untuk pembangunan kampus II UIN Antasari ini memiliki luas 73 hektar, yang berada di Jalan Pandarapan, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru.

Hal itu disampaikan oleh Rektor UIN Antasari Prof. Dr Mujiburrahman, saat kegiatan penanaman bibit pohon di lingkungan kampus II UIN Antasari Banjarbaru, pada Sabtu (14/11).

“Alhamdulillah untuk tampak bangunan dan jalan persiapan pembangunan fisik sudah selesai akhir tahun ini, Insyaallah setelah ditandatangani kontrak nanti dan ada pemenang lelang yang sudah ditentukan oleh pak Menteri Agama hari ini tadi,” ujarnya usai melakukan penanaman pohon Bersama Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan.

Sedangkan untuk pengerjaan, pimpinan tertinggi kampus UIN Antasari ini menerangkan, bahwa akan dimulai pengerjaan pada bulan Januari 2019, serta pekerjaan konstruksi bangunan diharapkan rampung di tahun 2022.

“Kami berharap mungkin di tahun 2021 sebagian bangunan juga sudah ada yang selesai, dan bisa dimanfaatkan,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk kampus II UIN Antrasari bisa beroperasi, juga perlu dibangun gedung serbaguna sebagai ruang pertemuan yang mampu menampung ribuan orang, sehingga wisuda bisa dilaksakan di kampus.

UIN Antasari saat ini sudah memiliki lima fakultas, dengan adanya kampus II di Banjarbaru, Prof. Dr Mujiburrahman membeberkan, akan menambah fakultas baru, yakni fakultas Sains dan Teknologi dengan prodi-prodi baru.

“Saya kira dua puluh ribuan mahasiswa akan masuk. Jadi tentu saja ini bertahap perlahan-lahan kita siapkan infrastruktur kemudian juga sumber daya manusianya baik itu tenaga dosen maupun tenaga administratif,” tambahnya.

Sayyid Maulana Ahmad
Pemimpin Redaksi - Berpengalaman sejak tahun 2015 di dunia jurnalistik. Petualang, itulah gambaran dirinya. Sejak menjadi pelajar saja, dirinya sudah mengembara, dari Muara Teweh sampai Marabahan. Darah Bakumpai yang membuat ia kembali merantau ke Kota Banjarbaru. Bersikap logis dan realistis dalam melihat keadaan.