Nasib Pedagang Gula Aren Dimasa Pandemi Covid-19

Nasib Pedagang Gula Aren Dimasa Pandemi Covid-19 1

TERAS7.COM – Berkah ditengah masa pandemi Covid-19, mungkin itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan Usaha Kecil Menengah (UKM) Hanauku, produksi gula aren, milik Maskur warga Desa Bihara Hilir, Kecamatan Awayan.

Secara tidak langsung pada masa Covid-19, Maskur diuntungkan dari produk yang ia jual, yakni gula aren. Khususnya gula aren aneka rasa, baik rasa jahe, maupun temulawak.

Campuran dari bahan herbal tersebut lebih laku saat ini. Hal itu karena khasiatnya yang dianggap luar biasa, yakni dapat menjaga stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas). Sehingga menjadi minuman yang pas untuk kesehatan dan ikhtiar mencegah adanya virus di dalam tubuh.

Nasib Pedagang Gula Aren Dimasa Pandemi Covid-19 4

“Alhamdulillah di musim pandemi Covid 19 ini omset saya naik 50 persen. Karena barang yang saya jual insyaallah dapat bermanfaat untuk kesehatan, terutama untuk produk gula aren jahe dan temulawak,” katanya kamis (30/07/20).

Gula aren olahan Maskur memiliki beberapa rasa yang khasiatnya berbeda-beda. Tergantung campuran di dalamnya. Varian rasa yang ditawarkan adalah Hanauku Jahe Merah, Hanauku Temulawak, Hanauku Kunyit Asam Sirih dan Original.

Cara menikmatinyapun sangat mudah, cukup di di ambil satu atau dua senduk lalu campurkan dengan air panas,  juga bisa di minum dingin menggunakan es batu. Prodok Hanauku ini juga Aman di konsumsi  oleh orang tua, anak muda dan bahkan anak anak, pungkas Maskur.

Nasib Pedagang Gula Aren Dimasa Pandemi Covid-19 5

Salah seorang pembeli yaitu Rahman, ia menceritakan dengan meminum gula semut produksi Hanauku ini, badannya lebih segar dan tubuhnya lebih bugar .

“Saya suka dengan produk ini karna terbuat dari bahan alami,  sehingga mampu mebuat tubuh lebih nyaman, segar dan membuat aktivitas lebih nyaman dengan badan yang bugar, apa lagi di masa seperti sekarang ini, ketahanan tubuh harus di jaga” ungkapnya.

Harga yang di tawarkan cukup murah yaitu berkisar dari 17 ribu sampai 20 ribu. lebih suka meminum saat panas dengan di temini roti atau cemilan saat bersantai di rumah, tutup Rahman.