GTPP Covid-19 Banjar Izinkan Pelaksanaan Shalat Idul Adha Dengan Protokol Kesehatan

GTPP Covid-19 Banjar Izinkan Pelaksanaan Shalat Idul Adha Dengan Protokol Kesehatan 1

TERAS7.COM – Jelang Hari Raya Idul Adha pada Jumat (31/7) besok, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar mengumumkan bahwa masyarakat dapat melaksanakan Shalat Idul Adha.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan sekaligus juru bicara GTPP Covid-19 Banjar, dr. Diauddin saat menggelar Video Conference bersama jurnalis Banjar di Command Center Barokah Martapura pada Kamis (30/7).

”Gugus tugas pusat sudah beberapa kali konferensi pers bersama Menteri Agama, memang sudah memperbolehkan untuk pelaksanaan salat ied. Akan tetapi harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, tidak ada bedanya dengan salat Jum’at. Semoga hal ini dipatuhi oleh seluruh masyarakat, baik yang shalat di mesjid ataupun lapangan terbuka,” jelasnya.

Diauddin menjelaskan mengenai penjagaan pelaksanaan salat Ied, saat ini sudah didelegasikan ke kecamatan sehingga semua mesjid di Kabupaten Banjar nantinya akan di awasi langsung oleh Muspika.

GTPP Covid-19 Banjar Izinkan Pelaksanaan Shalat Idul Adha Dengan Protokol Kesehatan 4

“Semuanya akan diawasi kecuali mesjid yang kita anggap besar seperti Al-Karomah dan mesjid yang ada dipinggir jalan langsung diawasi oleh tim Gugus Tugas Kabupaten,” paparnya.

Demikian pula yang dikatakan Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Banjar, Aidil Basith yang menegaskan Salat Ied akan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

”Harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid, seperti menjaga jarak, memakai masker, membawa sajadah sendiri, membawa kantong plastik untuk tempat sandal, cuci tangan sebelum dan sesudah masuk mesjid serta berwudhu di rumah saja,” sebutnya.

Sementara total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banjar sendiri menjadi 572 kasus, dengan rician terkonfirmasi 269 orang, sembuh 269 orang dan meninggal 34 orang.

Sementara untuk Suspek berjumlah 106 orang, probable 43 orang, kontak erat 33 orang dan selesai menjalani isolasi 600 orang.

Rizki Saputera
Reporter - Seorang lelaki yang mencintai sejarah, hobi membaca dan menulis, menceritakan peristiwa yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik menjadi sebuah cita citanya.Martapura adalah sebuah tempat tumbuh kembang, traveling menjadi sebuah tujuan.JAS MERAH (Jangan sekali kali Melupakan Sejarah)