Diguyur Hujan Lebat, Ruas Jalan Kandangan-Loksado “Amblas”

Diguyur Hujan Lebat, Ruas Jalan Kandangan-Loksado "Amblas" 1
Ruas Jalan Kandangan-Loksado, Desa Mawangi, Kec. Padang Batung, Kabupaten HSS mengalami Amblas (Sumber : Salma Septiani/Teras7.com)
Diguyur Hujan Lebat, Ruas Jalan Kandangan-Loksado "Amblas" 4
TERAS7.COM – Akibat diguyur hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu lalu, ruas jalan Kandangan-Loksado yakni jalan Brigjend Hasan Basry Km.14 tepatnya di Desa Mawangi, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengalami amblas.
Sebelum amblasnya jalan utama menuju objek wisata Tanuhi ini sendiri sempat tertutupi oleh longsoran tanah yang berada tepat di sisi jalan tersebut.
Menurut Kepala Desa Mawangi, Djaun Umar mengatakan amblasnya jalan diketahui warga saat malam hari pada tanggal 31 Oktober lalu, namun kondisinya masih belum terlalu parah.
“Hujan lebat membuat tebing disana longsor dan tiga hari kemudian kita diberitahu warga kalau jalan di Km.14 mengalami amblas, tapi retakannya masih kecil,” ucap Djaun Umar, Sabtu (14/11).
Hingga kini kondisi ruas jalan Kandangan-Loksado sendiri bertambah parah, bahkan dari pantauan Teras7.com kini kedalaman amblasnya jalan mencapai kurang lebih 25 centimeter dengan retakan lebih dari 10 meter.
“Kami kuatir jika dibiarkan seperti itu kondisinya akan semakin parah, apalagi jalan tersebut sering dilintasi oleh kendaraan besar dan menjadi akses satu-satunya penghubung ke Kecamatan Loksado,” terangnya.
Diterangkan lebih lanjut, amblasnya jalan disana sudah menjadi yang ketiga kalinya yakni pada tahun 2015, 2018 dan terakhir di tahun 2020 ini dengan lokasi yang sama
“Jalan itu padahal sudah dilakukan pengaspalan beberapa kali, dan baru baru ini juga dilakukan pengaspalan kembali namun tapi tetap saja amblas lagi,” tutur Umar.
Pihaknya berharap agar tidak hanya dilakukan pengaspalan jalan saja. Tetapi, juga dilakukan perbaikan rekonstruksi tanah penyangga jalan seperti teknik rekonstruksi soil nailing atau lainnya agar hal serupa tidak terulang kembali nantinya.
“Kalau saran kita, sebaiknya dipasang bronjong atau perbaikan lain agar kontruksi tanah lebih kuat dan tidak longsor kembali,” tutupnya.

Salma Septiani
Kontributor - Wilayah Kabupaten Tapin dan HSS