Pertemuan Pustaka Banjarbaru, Ajak Anak Mencintai Buku

Pertemuan Pustaka Banjarbaru, Ajak Anak Mencintai Buku 1

TERAS7.COM – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru punya cara khusus untuk membuat pelajar di Kota Banjarbaru, mengunjungi perpustakaan dan mencintai buku. Yaitu dengan program Pertemuan Pustaka.

Pertemuan Pustaka ini berupa program Kunjungan Anak SD dan MI ke Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, untuk melihat secara langsung fasilitas yang ada di Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru.

Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru melakukan promosi dengan mengundang beberapa sekolah untuk melakukan kunjungan ke Perpustakaan.

Perputakaan Daerah Kota Banjarbaru menyiapkan waktu 2 hari bagi para pelajar SD dan MI untuk melihat langsung fasilitas yang ada. Per harinya ada 200 pelajar yang datang dan dibagi menjadi 4 kelompok dan masing-masing kelompok diberi kesempatan mengunjungi fasitas yang ada secara bergantian.

Beberapa fasilitas tersebut antara lain Perpustakaan Umum, Taman Baca Anak, Ruang Literatur dan Theater Wakapitu.

Pertemuan Pustaka Banjarbaru, Ajak Anak Mencintai Buku 4

Program ini mendapat sambutan positif dari para pelajar SD dan MI. Mereka melihat-lihat dan membaca buku yang tersusun rapi di perpustakaan, apalagi didukung dengan suasana yang nyaman dan tenang.

Sesekali, anak-anak diberi penjelasan bagaimana seharusnya menyusun buku supaya rapi dan memudahkan kita mencari buku yang ingin kita baca.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Hj. Lesa Fahriana menyebutkan bahwa program ini dimaksudkan untuk mendekatkan pelajar dengan perputakaan dan dengan buku.

Diakuinya bahwa minat baca dan minat mengunjungi perpustakaan di masyarakat masih rendah. Oleh karenanya program ini dibuat.

“Karena Perpustakaan Banjarbaru memiliki koleksi buku yang banyak didukung dengan fasilitas yang baik,” ujarnya.

“Masyarakat khususnya pelajar harus mengetahui, sehingga mereka akan tertarik dan semangat untuk datang ke Perpustakaan,” tandasnya.

Sayyid Maulana Ahmad
Pemimpin Redaksi - Berpengalaman sejak tahun 2015 di dunia jurnalistik. Petualang, itulah gambaran dirinya. Sejak menjadi pelajar saja, dirinya sudah mengembara, dari Muara Teweh sampai Marabahan. Darah Bakumpai yang membuat ia kembali merantau ke Kota Banjarbaru. Bersikap logis dan realistis dalam melihat keadaan.